Master Sen

Master Sen

Asistens Insstructure

Sejarah Terciptanya Sen-Hatmanani

SEJARAH TERCIPTANYA
SEN-HATMANANI

Tahun 1999 merupakan satu awal munculnya terciptanya /ide untuk mendirikan dan menciptakan bentuk terapi kebugaran/kesehatan yang mengkolaborasikan gerakan dari berbagai macam-macam disiplin ilmu kesehatanalternatifdari berbagai belahan dunia.

Ini merupakan suatu proses yang sangat panjang yang berawal dari sebuah hobi dan
inisiatif untuk sehat secara mandiri .Hal ini saya pelajari berbagai macam disiplin bentuk
ilmu kesehataan seperti (Hata yoga,Hipno terapi,Chi kung,Taichi,Prana,Meditasi,EFT,NLP dsb)dari tahun 1984-1989 saya mengenal jenis-jenis terapi untuk sehat,dari semua ilmu tersebut saya merasakan manfaatnya.

Dari semua itu saya berusaha untuk mengklaborasikan berbagai tehnik disiplin ilmu tersebut.Di atas menjadi satu kesatuan dengan berfokus pada beberapa hal yaitu pada olah fakir,olah tubuh/fisik,olah jiwa dan olah nafas.(Mino,Body,Soul Breadh and Meditation)jadi dengan program yang multi komplek tubuh ini diolah secara maksimaluntuk menghasilkan kesehatan secara menyeluruh dan optimal.

Kemudian setelah terbentuk senam,baru pada tahun 2000,menemukan nama dari senam tersebut dengan nama SEN – HATMANANI di yogyakarta,oleh bapak Wisnu Tomo yogyakarta sebagai penasehat spiritual saya.

Kita ketahui manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang maha esa yang paling sempurna segalanya sudah ada pada setiap diri manusia yang terdiri dari instrument-instrumen seperti otak ,jantung,hati,dsb.

Apabila elemen /instrument tersebut kita berdayakan dan kita kelola dengan baik dan benar bias di pergunakan dalam berbagai hal seperti akses energi alam,memprogram pikiran jiwa dsb untuk kesehatan diri kita.

Jadi program yang ada pada SEN-HATMANANI yaitu tehnik senam untuk memberdayakan /mengolah potensi yang ada pada manusia yang sudah di berikan oleh tuhan, untuk dapat menghasilkan kesehatan yang menyeluruh dan maksimal tanpa meningalkan unsure medis.

Ada beberapa hal/elemen yang harus di lakukan di SEN-HATMANANI untuk memperoleh kesehatan yang menyeluruh dan maksimal antara lain:

1. Harus berfikir positif(positif tingking)
2. Hati yang positif (positif feling)
3. Berusah berlatih untuk lkhlas,sabar,tidak membenci,iri,dan dengki.

Ketiga elemen tersebut bila bias menerapkan maka terciptalah kesehatan jiwa dan raga secara utuh.
Perlu di ketahui bersamabahwa SEN-HATMANANI bukan merupakan suatu aliran beragama atau kepercayaan disekte,tetapi merupakan wadah pemberdayaan kesehatan yang berbesik alamiah dengan memanfaatkan energi alami yang sudah di berikan tuhan kepada kita/di dalam tubuh kita untuk di perdayakan.

SEN-HATMANANI
Untuk mencapai kesehatan jiwa dan raga secara maksima.ada beberapa elemen yang di olah di SEN-HATMANANI ,elemen tersebut antara lain:
1. Elemen tubuh fisik
2. Tubuh vital (prana/energi/chi)
3. Tubuh mertal
4. Tubuh psykis
5. Tubuh spiritual

1.ELEMEN TUBUH FISIK
• Yaitu berfokus pada fisik kehidupan dan kemampuan untuk kebutuhan hidup.
• Berhubungan dengan elemen tanah.
• Apabil kita perdayakan kita akan menjadi sehat dan nyaman.

2.ELEMEN TUBUH FITAL
• Berfokus pada seksualitas,emosi,vitalitas
• Berhubungan dengan elemen ait
• Apabila kita olah /perdayakan,kita dapat mengontrol emosi.

3.TUBUH MENTAL
• Berfokus pada emosi dan pemikiran
• Berhubungan dengan elemen api
• Bagian ini mengatur ego dan kepribadian kita,bertanggung jawab rasa aman dan kemampuan untuk mendesak orang lain.
• Ketika elemen ini dilatih /diberdayakan akan membantu meningkatkan hubungan interpersonal dan kepribadian.

4.TUBUH PESIKIS
• Berhubungan dengan tingkat emosi dan spiritualitas
• Berhubungan dengan unsur udara
• Apabila dilatih/di berdayakan akanmemberikan kemampuan untuk mencintai tanpa syarat(tidak benci,iri dan dengki)terhadap orang lain.

5.TUBUH SPIRITUAL
• Berhubungan dengan tingkatan tertinggi kebijaksanaan dan kesadaran murni yang di kuasai oleh(bitsu,pendeta,sufi,kyai)
• Berhubungan dengan eter /ruang ,menuju kearah kebenaran yang hakiki
• Apabila di berdayakan akan menaruh kebebasan,karena telah menjadi diri
• sendiriyang sebenarnya(mengenal diri sendiri)
• Tingkatan spiritualitas tertinggi dalam kehidupan manusia/ilmu sejati

Dari kelima elemen tersebut dapat kita latih dengan memanfaatkan 7 cakra yang ada dalam tubuh kita.

Tujuan menciptakan SEN-HATMANANI adalah untuk menyeimbangkan jiwa raga untuk membentuk kepribadian manusia yang sabariklas dan bijaksana dan akan selalu ingat penciptanya.

Pesan;
• Jangam bertanya dan berfikir darimana ilmu itu berasal,
• Tapi berfikirlah bermanfaatkah ilmu tersebut untuk menunjang kehidupan secara positif .

Motto;
• Derma,ikhlas,sabar dan bijaksana
• Kebahagiyaan akan berpancar secara alami apabila manusia bias menata hati.
• Jangan mudah pikiran dipengaruhi dalam hidup initapi pengaruhilah pikiran untuk mengalahkan hidup ini.

By Editing Ag.Tri Wibowo
2010

Prana

Prana adalah istilah sansekerta yang berarti energi vital atau daya hidup yang memberikan kehidupan bagi seluruh alam semesta termasuk kehidupan manusia.
Prana adalah universal. Di China disebut ‘Chi’, di Jepang ‘Ki’, di Yunani ‘Pneuma’, di Polynesia ‘Mana’, dan dalam bahasa Ibrani disebut dengan ‘Ruah’ yang kesemuanya mempunyai arti yang sama yaitu ‘Nafas Kehidupan’.
Energi Prana tersedia sangat berlimpah dimuka bumi ini, sumbe

CARA PENYEMBUHAN
Dalam halaman ini tersedia teknik Penyembuhan Prana untuk berbagai penyakit, terutama yang tidak ada dalam buku. Kebanyakan tekniknya diambil dari PHQandA. Perlu diperhatikan bahwa teknik-teknik penyembuhan yang tersedia di sini hanya dapat dipahami dan dilakukan oleh mereka yang sudah mengikuti Lokakarya Penyembuhan Prana tingkat Dasar, tingkat Lanjut dan tingkat Psikoterapi Prana, bahkan ada sebagian yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sudah mengikuti Lokakarya Penyembuhan Prana dengan Kristal.
Kegemukan bisa disebabkan karena konsumsi kalori yang lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh. Faktor genetika dan lingkungan bisa menimbulkan masalah bagi kebanyakan wanita muda yang kegemukan. Itu bisa menyebabkan rasa rendah diri dan gangguan dalam pergaulan.
Ada dua jenis pola makan abnormal penyumbang obesitas pada banyak orang, yaitu nafsu makan yang berlebihan dan kebiasaan makan di malam hari, mungkin itu dipicu oleh stress dan gangguan emosi.
Peningkatan jumlah atau ukuran sel lemak, keduanya menambah jumlah lemak yang tersimpan dalam tubuh. Orang yang kegemukan, terutama yang sejak kecil, mempunyai jumlah sel lemak lima kali lebih dibandingkan orang yang normal beratnya. Karena banyaknya sel lemak tidak bisa dikurangi. Berat badan bisa diturunkan hanya dengan mengurangi jumlah lemak dalam setiap sel.
Perawatan:
1. Lakukan penyapuan umum dengan lembayung listrik.
2. Bersihkan dan berikan energi ke solar-pleksus depan dan belakang, hati dan lambung dengan lembayung muda atau lembayung listrik. Sapu dan berikan energi ke hati dengan seksama untuk membersihkan racun tubuh.
3. Sapu dan berikan energi ke chakra pusar, usus besar dan usus halus dengan lembayung muda atau lembayung listrik.
4. Sapu dan berikan energi ke chakra tenggorokan dan tenggorokan sekunder dengan seksama dengan prana lembayung muda atau lembayung listrik. Sapu juga leher bagian depan, kiri dan kanan.
5. Sapu dan berikan energi ke chakra jantung depan dan belakang dengan lembayung listrik.
6. Sapu dan berikan energi ke chakra mahkota dengan lembayung listrik.
7. Sapu chakra dasar dan chakra pusar. Berikan energi merah muda keputih-putihan.
8. Bersihkan chakra limpa dengan seksama. (Catatan: Bila pasien depresi, chakra limpa dapat diberi energi putih. Ini hanya boleh dilakukan oleh seorang penyembuh yang sudah mahir dan berpengalaman).
9. Buatlah perisai chakra untuk chakra solar-pleksus depan dan belakang, chakra tenggorokan dan chakra minor tenggorokan sekunder, ajna dan mahkota.
10. Buatlah perisai aura.
11. Perawatan dilakukan dua hari sekali.
Catatan:
Ketika melakukan penyapuan dan pemberian energi, harus disertai dengan niat untuk membuang dan menghancurkan elemental negatif dan bentuk pikiran negatif yang terkait dengan nafsu makan yang berlebihan atau kecanduan makan. Juga bersihkan jaring pelindung dengan seksama dan tambal retakan dan lubang yang ada di jaring pelindung.

Lain-lain:
 Rubah dietnya.
 Olah raga.
 Jangan makan terlalu malam atau makan cemilan menjelang tidur.
 Minumlah paling tidak 6 sampai 8 gelas besar air putih setiap hari. Minumlah di antara waktu makan.

Penanganan Demam Berdarah
PENANGANAN DEMAM BERDARAH DAN TIPUS
Informasi medis
Demam berdarah merupakan salah satu infeksi arbovirus yang paling umum muncul di daerah tropis dan subtropis diseluruh dunia. Infeksinya disebarkan oleh nyamuk, menyebabkan demam, pembengkakan dan perdarahan di simpul kelenjar getah bening. Juga menyebabkan rasa sakit yang sangat di otot dan persendian. Penyakit yang bisa berakibat fatal ini sering kali diderita oleh anak di bawah umur 10 tahun, dan infeksinya bisa kambuh lagi pada tahun berikutnya. Biasanya gejala awalnya ditandai dengan sakit kepala, rasa kantuk, dan demam. Muntah dan sakit leher juga merupakan pertanda adanya infeksi di otak dan syaraf tulang belakang. Gemetar, bingung dan sawan kadang timbul dengan sangat cepat. Kadang-kadang lengan dan tungkai bisa menjadi lemah. Tidak ada penanganan kusus untuk penyakit ini. Perawatannya secara umum adalah suportif. Seorang dokter mencoba mempertahankan fungsi jantung dan paru-parunya ketika infeksinya perlahan-lahan mereda.
Perawatan Prana
1. Lakukan penyapuan umum dengan hijau mkp.
2. Bersihkan solar plexus depan dan belakang, pusar dan daerah perut berselang seling dengan warna hijau mkpp dan lembayung mkp. Berikan energi Hijau mkpp, biru mkp dan lembayung mkp. Penekanan perawatan lebih pada penyapuan.
3. Sapu cakra limpa depan dan belakang dengan Hijau mkp. Beri energi hijau mkpp dan lembayung mkp. Pemberian energi pada limpa hanya boleh dilakukan oleh penyembuh prana yang berpengalaman.
4. Bersihkan cakra jantung depan dan belakang, beri energi lembayung mkp pada cakra jantung belakang.
5. Bersihkan paru-paru. Beri energi paru-paru bagian belakang dengan hijau mkp, oranye mkp dan lembayung mkp.
6. bersihkan cakra dasar, beri energi putih atau merah mkp. Jangan beri energi ke cakra dasar kalau pasien demam.
7. Bersihkan cakra minor lengan dan tungkai. beri energi merah mkp atau lembayung muda mkp. Bila pasien demam beri lembayung mkp, ini hanya boleh diberikan sekali dalam sehari.
8. Bersihkan cakra tenggorokan. Berikan energi hijau mkp, biru mkp kemudian lembayung mkp.
9. Bersihkan cakra mahkota, dahi, ajna dan belakang kepala. Beri lebih sedikit Hijau mkp dan lebih banyak lembayung mkp.
PHQandA: Ejakulasi Dini
Latar belakang medis:
Ejakulasi dini (ED), sebelumnya dikenal sebagai impotensi, itu digambarkan sebagai serangan kambuhan secara menetap dari osrgasme atau ejakulasi yang terjadi karena rangsangan seksual yang minimal sebelum, pada saat atau tidak lama setelah penetrasi dan sebelum orang itu mengharapkannya.
Sebagian besar pria dengan keluhan ini dapat menangguhkan orgasme selama masturbasi dalam jangka waktu yang cukup lama, dibandingkan ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Perkiraan pasangannya mengenai periode jangka waktu dari permulaan aktivitas seksual sampai ejakulasi, demikian juga pendapat mengenai apakah ED merupakan masalah, dapat berbeda-beda. Karena itu, diagnosa mengenai ED tidak tergantung pada apakah Anda mampu “memuaskan” pasangan Anda atau tidak, tetapi lebih pada persepsi Anda sendiri mengenai kesulitan yang disebabkan oleh ejakulasi dini.
Sama seperti gangguan seksual lainnya ED dapat diklasifikasikan sebagai gangguan seumur hidup (yang timbul untuk seluruh kehidupan dewasa orang itu) atau diperoleh (timbul setelah sebelumnya berfungsi secara normal dalam periode waktu tertentu). Ini bisa juga diklasifikasikan sebagai penyama-rataan (muncul pada semua pasangan, kegiatan seksual dan situasi) atau situasional (Terbatas pada pasangan tertentu, cara melakukan hubungan seksual, atau situasi).
Berikut ini adalah kriteria diagnostik untuk ED seperti yang disediakan oleh “The Diagnostic and Statistical Manual of mental Disorders, edisi ke 4 (DSM-IV, 1994).
1. Serangan kambuhan atau menetap dari ejakulasi dengan rangsangan seksual yang minimal sebelumnya, beberapa waktu setelah penetrasi dan sebelum orang itu mengharapkannya. Pemeriksaan klinis harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi, jangka waktu fase perangsangan seperti usia, baru atau lamakah pasangan atau situasinya, dan seringnya frekwensi kegiatan seksual dilakukan.
2. Gangguan yang menyebabkan kesulitan atau gangguan dalam hubungan antar manusia.
3. ED secara eksklusif tidak langsung berkaitan dengan efek gangguan psikologis maupun dari zat tertentu (misalnya obat terlarang atau obat-obatan medis) atau kondisi medisnya secara umum.
Referensi:
Asosiasi Psikiatris Amerika. Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental edisi ke 4, Asosiasi Psikiatris Washingtan DC.
Institut Kesehatan Nasional, Institut Nasional untuk Kesehatan Mental.

tenaga prana

PERAWATAN PRANA:
1. Berdoa. Kemudian telusuri, sebelum, selama dan setelah perawatan.
2. Lakukan penyapuan umum.
3. Penyapuan setempat pada cakra dasar, seks dan pusar.
4. Berikan energi cakra dasar, seks dan pusar dengan merah muda keputih-putihan. Kalau pasien punya riwayat penyakit kelamin, gunakan warna putih.
5. Bersihkan dan beri energi pada cakra solar-pleksus, ajna dan mahkota menggunakan ungu muda atau ungu listrik. Ketika membersihkan cakra-cakra ini, penyembuh harus meniatkan untuk membuang energi stress atau energi negatif dari cakra-cakra tersebut.
6. Hambat cakra solar-pleksus yang terlampau aktif dengan energi biru muda keputih-putihan.
7. Bersihkan dan beri energi cakra jantung melalui cakra jantung belakan dengan ungu muda atau ungu listrik.
8. Ulang perawatan 3 kali dalam seminggu.

JUMLAH CAKRA

1. CAKRA MAHKOTA
2. CAKRA AJNA3.
3. CAKRA TENGGOROK
4. CAKRA JANTUNG
5. CAKRA SOLAR PLEKSUS
6. CAKRA SEX
7. CAKRA DASAR

CARA MEMBANGKITKAN CAKARA :
Yaitu dengan melakukan meditasi cakra atau pernafasan cakra

APA ITU SUGESTI

OLEH: Yan Nurindra

April 1, 2008 · admin · Jump to comments

Hipnotis sangat erat kaitannya dengan Sugesti. Sebenarnya apakah yang dimaksudkan dengan Sugesti pada pengetahuan hipnotis ? Apakah sama dengan pengertian dalam kehidupan sehari-hari ?

Dalam pengetahuan hipnotis, Sugesti dapat diartikan secara sederhana sebagai :

“Suatu rangkaian kata-kata, atau kalimat, yang disampaikan dengan cara tertentu, dan dalam situasi tertentu, sehingga dapat memberikan pengaruh bagi mereka yang mendengarnya, sesuai dengan maksud & tujuan sugesti tersebut ! “

Yang dimaksudkan dengan “memberikan pengaruh” adalah bahwa Pikiran Bawah Sadar “menyetujui” Sugesti dimaksud.

Secara umum, seluruh kalimat yang disampaikan oleh Hypnotist (Induction, Deepening, Suggestion, Termination) disebut sebagai Sugesti.

Terdapat 2 macam “gaya” dalam membawakan Sugesti pada saat melakukan hipnotis, yaitu : gaya Authoritarian dan gaya Permissive. Authoritarian lebih sering digunakan oleh para Stage Hypnotist karena bernuansa dramatis dan menimbulkan efek entertainment. Permissive lebih banyak diterapkan pada proses Hypnotherapy, karena relatif dapat diterapkan kepada siapapun juga, termasuk mereka yang memiliki posisi sosial sama atau berada di atas sang Hypnotist atau Hypnotherapist.

Terdapat 2 macam “gaya” dalam membawakan Sugesti pada saat melakukan hipnotis, yaitu : gaya Authoritarian dan gaya Permissive. Authoritarian lebih sering digunakan oleh para Stage Hypnotist karena bernuansa dramatis dan menimbulkan efek entertainment. Permissive lebih banyak diterapkan pada proses Hypnotherapy, karena relatif dapat diterapkan kepada siapapun juga, termasuk mereka yang memiliki posisi sosial sama atau berada di atas sang Hypnotist atau Hypnotherapist.

***

Suatu rangkaian kata atau kalimat, agar benar-benar menghasilkan efek sugesti, maka sebaiknya menerapkan beberapa “aturan” sebagai berikut ini :

Client Language Preference

Pergunakan kata dan kalimat yang dipahami oleh Subyek, dalam hal ini adalah “bahasa ibu” dari Subyek, serta kosa kata & istilah yang dipahami oleh Subyek.

Pacing – Leading

Secara sederhana dalam kaidah hipnotis, Pacing berarti “fakta” dan Leading berarti “saran”. Kalimat-kalimat hipnotis adalah kalimat saran yang diselipkan diantara kalimat fakta.

Repetition

Lakukan pengulangan-pengulangan di kata dan kalimat penting, karena pengulangan akan lebih efektif dalam “menembus” pikiran bawah sadar.

***

Selanjutnya cara membawakan sugesti ini juga sangat berpengaruh terhadap efektifitas sugesti, yang dimaksud cara adalah penggunaan intonasi, jeda, dsb.

Secara umum tidak ada kaidah “salah” atau “benar” dalam membawakan suatu sugesti, akan tetapi yang lebih penting adalah sugesti tersebut dapat dibawakan secara alamiah, sesuai dengan gaya dasar dari Hypnotist. Meniru gaya seorang Hypnotist lain tidak dilarang, tetapi tidak disarankan jika ternyata hal ini merubah pola alamiah dari Hypnotist.

PROSES MASUKNYA INFORMASI KE BAWAH SADAR (HYPNOSIS)

April 1, 2008 · admin · Jump to comments

Oleh : Yan Nurindra

Dalam kehidupan riel, kita berhubungan dengan dunia luar melalui data yang terdiri dari (1). Visual (pandangan) (2). Audio (suara) (3). Kinestetik (rasa) (4). Gustatori (rasa pengecapan) (5). Olfaktori (bau). Secara sederhana Panca Indera adalah pintu masuk dari data ini memasuki diri kita.

Seluruh data tidak akan langsung masuk ke Pikiran Bawah Sadar, tetapi diproses terlebih dahulu oleh suatu perangkat yang berfungsi sebagai penyaring, yaitu Critical Area. Di beberapa literatur sering juga perangkat ini disebut sebagai RAS (Reticular Activating System). Walaupun sedikit berbeda, akan tetapi secara sederhana dapat dianggap memiliki fungsi yang sama. Berikutnya untuk mempermudah kita namakan saja perangkat ini sebagai Filter Pikiran Bawah Sadar.

Sesuai dengan fungsinya, maka Filter ini akan menyaring data yang masuk dari dunia luar, melalui mekanisme penyaringan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain : fokus, minat, nilai etika & moral, dan keaktifan dari Pikiran Sadar.

Sebagai ilustrasi, jika seseorang yang kita kagumi berbicara, misalkan seorang tokoh bisnis, maka kita akan menjadi sangat fokus, dimana pada saat fokus inilah Filter Pikiran Bawah Sadar akan lebih terbuka, sehingga seluruh informasi yang disampaikan akan cenderung lebih mudah memasuki diri kita, terlepas apakah informasi tersebut benar atau salah.

Contoh lainnya adalah saat kita mengendarai mobil dan menunggu giliran lampu merah, maka secara rileks mungkin mata kita memandang sekeliling. Pada saat inilah citra (image) seluruh benda yang kita pandang akan cenderung lebih mudah untuk memasuki Pikiran Bawah Sadar, termasuk papan iklan yang mungkin menawarkan berbagai produk.

Kondisi pada saat Filter Pikiran Bawah Sadar berkurang keaktifannya disebut juga sebagai keadaan Hipnosa, atau Hypnos. Dimana selanjutnya akan kita sadari bahwa keadaan Hipnosa merupakan keadaan alamiah kita sehari-hari, atau dengan kata lain kita sangat sering keluar dan masuk kondisi Hipnosa ini.

Dalam Formal Hypnosis (Genuine Hypnosis), keterampilan seorang Hypnotist adalah membuat Filter orang lain menjadi berkurang keaktifannya, sehingga sugesti akan lebih mudah memasuki Pikiran Bawah Sadar yang bersangkutan, atau dengan kata lain seorang Hypnotist trampil untuk membawa seseorang ke kondisi Hipnosa.

Teknik yang diterapkan oleh seorang Hypnotist dalam mempengaruhi Filter orang lain adalah melalui komunikasi yang sangat persuasif, baik secara verbal maupun non verbal.

MEKANISME DI BALIK PIKIRAN (HIPNOTIS)

April 5, 2008 · admin · Jump to comments

Oleh : Yan Nurindra

Pada acara hipnotis panggung (entertainment hypnosis), acapkali mempertunjukkan fenomena yang dianggap tidak masuk akal alias irasional. Sehingga bahkan tidak sedikit pihak yang menduga bahwa acara Stage Hypnosis hanyalah sekedar rekayasa untuk kebutuhan hiburan belaka.

Untuk memahami hal ini, mungkin sebaiknya kita mencoba untuk mencari tahu, apakah mekanisme yang terjadi di balik setiap tindakan manusia ? Hal ini mungkin dapat menjelaskan dengan baik berbagai kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang sebetulnya sangat mirip dengan pertunjukkan hipnotis, yaitu bagaimana seseorang dapat melakukan tindakan yang “tidak masuk akal”.

Manusia bertindak dengan dilandasi pikiran, dan salah satu model psikologi menjelaskan bahwa pikiran terdiri dari bagian utama, yaitu : Pikiran Sadar (Conscious Mind) dan Pikiran Bawah Sadar (Sub-Conscious Mind).

Pikiran Sadar merupakan bagian dari pikiran kita yang bertugas untuk melakukan analisa dan pertimbangan-pertimbangan rasional, seringkali disetarakan dengan bagian kiri dari otak kita (Left Brain).

Pikiran Bawah Sadar berisikan database yang mencerminkan diri kita, dimana database ini merupakan akumulasi dari berbagai pemahaman, penalaran, pengalaman, bahkan penularan (induksi dari pihak lain) sejak mulai kita lahir sampai dengan hari ini.

Pikiran Bawah Sadar seringkali disetarakan dengan bagian kanan dari otak kita (Right Brain), oleh karena itu Pikiran Bawah Sadar merupakan wilayah yang didominasi oleh rasa dan emosi.

Yang paling menarik, Pikiran Bawah Sadar cenderung bersifat “netral” terhadap data atau informasi yang masuk. Netral artinya tidak mengenal “baik” dan “buruk”, “salah” atau “benar”. Suatu data yang telah “berhasil” memasuki Pikiran Bawah Sadar dan telah menjadi memori permanen, maka dianggap sebagai “kebenaran”, walaupun mungkin sebenarnya data tersebut relatif “salah” berdasarkan kaidah umum.

Contoh klasik, pada saat kita kecil, ketika orang tua kita mengatakan “… awas jangan main jauh-jauh, nanti kamu diculik hantu ….”, maka Pikiran Bawah Sadar seorang anak tentu tidak memahami apakah pernyataan tersebut “benar” atau “salah”, yang lebih dipahami adalah bahwa kata-kata orang tua pasti “benar” adanya, maka sejak saat itu di Pikiran Bawah Sadar terdapat data, bahwa hantu itu ada !

Hal lain yang menarik, bahwa ternyata porsi Pikiran Bawah Sadar ternyata sangat dominan dalam menentukan tindakan seseorang, Sebuah buku yang berjudul “Peace of Mind” dari Sandy Mc Gregor menyatakan bahwa kontribusi Pikiran Sadar hanyalah 12%, sedangkan kontribusi Pikiran Bawah Sadar adalah 88%.

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa pikiran rasional saja tidaklah “cukup” untuk mewujudkan suatu tindakan ! Karena rasional adalah tugas dari Pikiran Sadar yang hanya berkonstribusi sebanyak 12% terhadap mekanisme suatu tindakan.

Oleh karena itu, walaupun mungkin anda belum pernah melihat hantu, atau secara rasional seharusnya hantu tidak perlu dianggap ada, tetapi saya yakin ketika anda melewati kamar mayat RSCM di tengah malam pasti anda akan takut ! Artinya, rasio anda tidak cukup mampu untuk membuat anda “berani”, karena Pikiran Bawah Sadar anda “terlanjur” mempercayai bahwa fenomena hantu adalah benar adanya !

Dengan komposisi kontribusi Pikiran Sadar 12% vs Pikiran Bawah Sadar 88%, maka kita dapat dikatakan nyaris merupakan “mahluk bawah sadar” !

Dari uraian di atas mungkin banyak hal yang sebenarnya tidak kita inginkan, tetapi “terlanjur” masuk ke pikiran bawah sadar karena banyaknya induksi dalam kehidupan ini.

Setiap orang secara alamiah pasti memiliki keinginan untuk selalu bergerak maju, tetapi di sisi lain seringkali yang terjadi justru mereka “berbelok” atau “ditarik” ke arah yang sebaliknya oleh pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar dapat menjadi kekuatan yang mendukung keinginan kita, atau sebaliknya dapat menjadi musuh kita yang paling kuat !

Dari berbagai hal yang telah dipaparkan, mungkin timbul suatu pertanyaan, dapatkah kita “membuang” hal-hal yang tidak memberdayakan yang sudah “terlanjur” berada di pikiran bawah sadar kita ? Dapatkah kita memasukkan hal-hal yang lebih positif ke pikiran bawah sadar sehingga pikiran bawah sadar akan bergerak selaras dengan keinginan kita ?

Jawabannya dapat ! Hipnotis adalah salah satu cara yang efektif untuk pemrograman dan pemrograman ulang pikiran bawah sadar !

HYPNOTIS

Hypnosability

Oleh : Yan Nurindra

Hypnotisability dapat diartikan secara bebas sebagai “kemampuan untuk dapat memasuki kondisi hipnotis” atau kemampuan seorang memasuki “Hypnosis State”.
Dalam pengertian praktis, maka seseorang hanya dapat dihipnotis, jika memenuhi 3 persyaratan utama, yaitu :

1. Bersedia atau tidak menolak
Hipnotis terkait dengan pembukaan filter pikiran bawah sadar. Oleh karena itu jika seorang Subyek tidak nyaman atau menolak, secara otomatis filter pikiran bawah sadarnya akan tertutup.

2. Memahami komunikasi
Hipnotis adalah penanaman pengertian yang dibentuk melalui komunikasi verbal dan non verbal. Jika seseorang memiliki gangguan panca indera (misal : gangguan pendengaran), maka sulit untuk menerima proses hipnotis. Demikian juga jika kata-kata kalimat dari Hypnotist tidak dipahami oleh Subyek, maka Subyek akan sulit untuk memasuki kondisi hipnotis.

3. Memiliki kemampuan untuk fokus
Salah satu faktor penting yang dapat mempermudah pembukaan filter pikiran bawah sadar adalah fokus. Oleh karena itu bagi Subyek yang memiliki kesulitan serius dalam fokus, sulit untuk dipandu memasuki kondisi hipnotis.

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami dengan jelas bahwa hipnotis membutuhkan kerjasama yang baik antara Subyek dengan Hypnotist. Bahkan dapat dikatakan bahwa Subyek memegang peranan utama, oleh karena itulah disebut sebagai “Subyek”.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.